Saya cenderung bottom.
25.2.09
Top dan Bottom
Top adalah seseorang yang mempenetrasi. Tidak perlu macho. Dia cukup cenderung lebih menyukai mempenetrasi. Dipenetrasi bakal membuat dia menderita.
Bottom adalah kebalikan Top. Tidak perlu kemayu. Dia cukup cenderung lebih menyukai dipenetrasi. Dalam banyak kasus, penisnya bakal melemah jika dia dipaksa mempenetrasi. Secara fisik dan mental, dia jauh lebih terangsang jika dipenetrasi. Di tahun 80an, banyak homoseksual yang malu mengakui bahwa dia bottom. Mereka berlomba-lomba mengaku kalau mereka top, soal perbedaan kenyataan di ranjang, itu urusan belakangan.
Versatile adalah orang yang suka dan bisa dua-duanya.
Saya cenderung bottom.
Saya cenderung bottom.
21.2.09
In The Beginning 1
Saya memulai kehidupan homoseksual saya ketika berumur 16 tahun. Waktu itu internet masih barang yang lumayan mewah dan warnet mematok tarif mahal.
Saya menemukan sebuah chatroom di mirC yang dikhususkan untuk kaum homoseksual. Saya kontan kalap. Cara cepat untuk mendapatkan pasangan seksual adalah dengan mencantumkan stats saya (umur tinggi berat sudah cukup) di nickname saya. Dan usia saya waktu itu benar-benar menarik perhatian.
Terasa menyenangkan di awal. Saya bisa mewujudkan mimpi saya semenjak saya mengenal seks = sentuhan seksuil laki-laki lain. Tapi tidak lama ini jadi urusan rumit. Belum lagi waktu itu saya aktif dalam kegiatan religius. Sepertinya saya harus cepat mengambil jalur yang konsisten: Tuhan atau seks.
Dan karena saya lumayan pecandu seks (baru sadar belakangan ini), saya pilih seks. Goodbye God, you're not really fulfilling. Adios.
Tapi ada hal lain yang kurang. Saya sulit menemukan cinta.
Tapi ada hal lain yang kurang. Saya sulit menemukan cinta.
19.2.09
Cinta
Langganan:
Postingan (Atom)

